Pemerintah Luruskan soal Emas 1.800 Ton di Bawah Bantal Warga RI

Jakarta, gulassaco.com Indonesia — Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menjelaskan soal potensi emas sebesar 1.800 ton di bawah bantal masyarakat Indonesia. Juru Bicara Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto menjelaskan istilah tersebut dimaksudkan secara harfiah sebagai emas yang ditemukan secara fisik di bawah bantal masyarakat. Menurutnya, istilah merupakan metafora untuk menggambarkan akumulasi kepemilikan emas masyarakat yang terbentuk selama […]

Airlangga: Emas di Bawah Bantal Ada 1.800 Ton, Nilainya Rp4,47 T

Jakarta, gulassaco.com Indonesia — Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan potensi emas yang masih disimpan ‘di bawah bantal’ oleh masyarakat sangat besar. Jumlahnya disebut mencapai 1.800 ton atau senilai US$252 miliar (Rp4,47 triliun dengan asumsi Rp17.747 per dolar AS). “Emas yang ada di bawah bantal itu ada 1.800 ton. Nah kalau 1.800 ton, itu […]

Bea Cukai Gagalkan 32 Kasus Penyelundupan Emas hingga Agustus 2026

Jakarta, gulassaco.com Indonesia — Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan ( Kemenkeu ) berhasil menggagalkan sebanyak 32 kasus penyelundupan emas hingga Agustus 2026. Direktur Jenderal Bea dan Cukai Djaka Budi Utama menerangkan angka tersebut meningkat signifikan sebesar 8 kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya sebanyak 4 kasus. Djaka menambahkan peningkatan kasus tersebut […]

Bea Cukai Kembali Gagalkan Penyelundupan Emas 22 Kg Senilai Rp60 M

Jakarta, gulassaco.com Indonesia — Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan ( Kemenkeu ) kembali menggagalkan penyelundupan ekspor emas ilegal seberat 22,3 kilogram (kg) di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta pada Kamis (13/8) lalu. Direktur Jenderal Bea dan Cukai Djaka Budi Utama menjelaskan penyelundupan emas tersebut dilakukan oleh dua warga negara asing (WNA) China tanpa […]

Purbaya Sebut Tak Ada Lagi Indonesia Cemas: RI Menuju Emas

Jakarta, gulassaco.com Indonesia — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan saat ini tidak ada lagi anggapan “Indonesia Cemas” karena negara sedang menuju “Indonesia Emas”. Menurut dia, optimisme itu diperkuat setelah Standard & Poor’s (S&P) Global Ratings mempertahankan peringkat utang atau sovereign credit rating jangka panjang Indonesia di level BBB dan A-2 untuk jangka pendek dengan outlook stabil. […]