Soroti Pemborosan, Prabowo Targetkan BUMN Sisa 250 Tahun Ini

Jakarta, gulassaco.com Indonesia

Presiden RI

Prabowo Subianto

menargetkan pemangkasan Badan Usaha Milik Negara (

BUMN

) hingga hanya sebanyak 250 perusahaan rampung pada tahun ini.

Ia meminta agar perusahaan BUMN di Indonesia bekerja lebih efisien dan membawa dampak positif bagi masyarakat luas.

“Saya minta dalam tahun ini harus selesai, ya. Jadi dalam dua tahun kita akan bikin BUMN-BUMN lebih efisien, lebih transparan, lebih bekerja untuk rakyat,” kata Prabowo dalam penutupan Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri di Jakarta, Minggu (28/6).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Prabowo pun mengaku di bawah kepemimpinannya, khususnya usai didirikannya BPI Danantara, kini perusahaan BUMN mulai meraup laba.

Ia menyentil selama ini BUMN tidak meraup laba. Prabowo pun menyatakan lewat Danantara ia menertibkan itu.

[Gambas:Youtube]

“Dari seribu lebih BUMN, sekarang kita sudah tutup lebih dari 200,” ucap dia.

Prabowo menyatakan di bawah kepemimpinannya ia telah menutup lebih dari 750 perusahaan BUMN.

Ia menekankan bahwa BUMN harus bekerja demi kemaslahatan bangsa dan membawa dampak positif bagi masyarakat luas.

“750 Dirut, 750 Direksi kali 4 atau kali 5, 750 Komisaris kali 10.

Overhead

-nya kayak apa, gajinya kayak apa saudara-saudara. Ini uang rakyat semua. Perusahaan tidak untung hanya bayar

overhead

,” ujarnya.

Sebelumnya, Danantara mengkonsolidasikan 258 BUMN. Dalam waktu dekat,

super holding

perusahaan pelat merah ini menargetkan 300 BUMN bakal dikonsolidasikan lebih lanjut sebagai bagian dari transformasi.

Hal tersebut dilaporkan Chief Executive Officer (CEO) BPI Danantara Rosan Roeslani kepada Presiden Prabowo Subianto di kediamannya di Kertanegara, Jakarta Selatan, Minggu (21/6).

“Dari total sekitar 1.077 entitas BUMN, sebanyak 258 telah berhasil dikonsolidasikan, dan dilanjutkan dengan target sekitar 300 entitas dalam waktu dekat,” ungkap Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam unggahan resmi akun

Instagram

@sekretariat.kabinet

, Minggu (21/6).

Teddy menjelaskan transformasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan efisiensi, memperkuat tata kelola BUMN, hingga mengurangi beban negara.

Ia pun menyebut pengelolaan aset negara perlu dilakukan lebih baik untuk menghasilkan manfaat bagi masyarakat.

“Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi, memperkuat tata kelola, serta mengurangi beban biaya yang selama ini ditanggung negara,” terangnya.

(mnf/ins)

Add

as a preferred

source on Google

Baca lagi: Scaloni Ingatkan Pemain Argentina Tak Pandang Cape Verde Sebelah Mata

Baca lagi: DPR Dukung Motor Listrik Korupsi BGN Dihibahkan ke Guru Honorer

Baca lagi: KPK Beri Pengamanan Melekat Selama Yaqut Dirawat di RS

9 Responses

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: