
Jakarta, gulassaco.com Indonesia
—
Menteri Keuangan
Purbaya Yudhi Sadewa
menegaskan pemerintah akan menggenjot penerimaan
pajak
tanpa mengejar
orang kaya
secara berlebihan.
Ia menegaskan pemerintah tidak akan memeriksa wajib pajak orang kaya hingga membuat mereka bangkrut. Sebaliknya, pemerintah akan fokus mencari pihak yang seharusnya membayar pajak, tetapi selama ini menghindari kewajibannya.
“Enggak dikejar, tapi biasa saja. Kalau sudah bayar pajak ya sudah. Saya enggak akan kejar-kejar orang kaya. Orang kaya saya periksa terus sampai dia bangkrut, enggak begitu. Saya enggak akan motong angsa emasnya, saya akan kumpulin telurnya,” ujar Purbaya ketika ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (14/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Purbaya menjelaskan langkah tersebut merupakan bagian dari strategi ekstensifikasi pajak. Pemerintah tidak akan menaikkan tarif pajak, tetapi memperluas basis pajak dengan menarik wajib pajak yang selama ini belum memenuhi kewajibannya.
“Semangat kita adalah tidak menaikkan tarif pajak, tapi yang harus bayar pajak ya bayar. Jadi itu maksudnya ekstensifikasi untuk mencari yang tadinya harusnya bayar pajak (tetapi) enggak bayar, jadi bayar,” ujar Purbaya.
Dalam upaya memperluas basis pajak, Kementerian Keuangan juga telah menerapkan regulasi teranyar terkait pemungutan pajak pedagang di
marketplace
.
[Gambas:Youtube]
Melalui aturan tersebut, mekanisme pembayaran pajak berubah dari yang sebelumnya disetor sendiri oleh pedagang menjadi dipungut oleh marketplace yang ditunjuk pemerintah.
Pemerintah juga menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 20 Tahun 2026 tentang Perubahan atas PP Nomor 55 Tahun 2022 mengenai Penyesuaian Pengaturan di Bidang Pajak Penghasilan.
Dalam aturan tersebut, sejumlah wajib pajak orang pribadi yang memperoleh penghasilan dari jasa pekerjaan bebas, termasuk influencer, selebgram, blogger, vlogger, dan kreator konten lainnya, tidak lagi dapat memanfaatkan fasilitas Pajak Penghasilan (PPh) final UMKM sebesar 0,5 persen.
Purbaya pun optimistis penerimaan pajak tahun ini akan terus membaik. Berdasarkan catatan Kementerian Keuangan, realisasi penerimaan pajak hingga semester I 2026 mencapai Rp1.035,7 triliun atau tumbuh 24,6 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu.
“Ini kan sudah kelihatan pajak tumbuh 24 persen sekarang dibanding tahun lalu. Itu prestasi yang luar biasa,” ujar Purbaya.
(dhz/ins)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: Cerita Sutradara di Balik Proses Kreatif Musikal Senja Teduh Pelita
Baca lagi: Iran Yakinkan Yordania Hanya Gempur Pangkalan AS: Kami Cinta Kalian
Baca lagi: Sidang Blueray Ungkap Uang Ratusan Juta Buat Karaoke Pejabat Bea Cukai



5 Responses
Makasih min infonya, ngebantu banget buat tugas saya. Kebetulan sumber lain yang saya pakai dari https://www.newswire.co.kr/newsRead.php?no=284021 juga mengulas hal serupa.
slot gacor 777 ini mantep banget cuma ada di genting138 buruan daftar slot777 terpercaya
Terima kasih atas artikel yang luar biasa ini! Saya juga menemukan bacaan yang sejalan dan tidak kalah menarik di https://vote.sparklit.com/comments.spark?contentID=1161530&page=1651&action=viewTopic&commentID=all&pollID=1114423, sangat pas untuk referensi tambahan.
Terima kasih banyak penulis, artikelnya sangat menambah wawasan. Bagi teman-teman yang ingin eksplorasi lebih jauh, bisa kunjungi https://summercampmusicfestival2013.sched.com/event/Y2OHsR/jon-wayne-and-the-pain.
Tulisan yang sangat mencerahkan dan detail. Sebagai bahan perbandingan, saya juga nyimpen tautan https://get-natural-wellness-with-miracle-root.webflow.io/ yang pas buat dibaca.