
Jakarta, gulassaco.com Indonesia
—
Menteri Keuangan (Menkeu)
Purbaya
Yudhi Sadewa mengakui masih banyak pekerjaan rumah yang harus dibenahi di lingkungan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (
DJKN
) Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Purbaya menyebut PR DJKN mulai dari pengelolaan aset negara hingga digitalisasi layanan.
“Saya kemarin ke kantor DJKN, masih banyak kelemahan di cara kita mengelola kekayaan negara. Saya pernah minta dibuatkan peta di mana semua aset ada di peta itu. Sudah ada, maju sebagian, tapi masih belum terlalu jelas,” kata Purbaya saat memberikan arahan kepada Direktur Jenderal Kekayaan Negara yang baru dilantik, Evita Mantovani, di Kantor Kementerian Keuangan, Rabu (2/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, sistem digital DJKN saat ini belum mampu menyajikan data aset negara secara interaktif sehingga menyulitkan proses pengambilan keputusan.
Ia mencontohkan saat meminta informasi mengenai aset negara yang tidak dimanfaatkan di kawasan Jakarta Pusat. Menurutnya, data yang ditampilkan masih belum memadai.
“Ketika saya minta aset di kawasan Jakarta Pusat yang milik negara yang nganggur, mereka buka petanya, tapi masih belum cukup interaktif menurut saya. Itu mesti diperbaiki ke depan. Padahal DJKN sudah bertahun-tahun berdiri, digitalisasi DJKN masih amat lambat,” ujarnya.
Purbaya juga menyoroti pengelolaan aset hasil penyelesaian kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) yang dinilainya belum optimal. Ia kesulitan memperoleh data ketika meminta daftar aset BLBI yang telah dikuasai negara.
“Ketika saya tanya, coba kasih lihat aset-aset BLBI yang ada di kita. Lima menit enggak keluar gambarnya, enggak keluar angkanya. Artinya belum ada. Gimana kita bisa mengelola aset seperti itu,” katanya.
Selain itu, Purbaya mengungkapkan DJKN selama ini juga kerap menjadi sasaran keluhan dari kementerian lain maupun pihak eksternal. Yang disoal adalah proses pelayanan yang dinilai masih berbelit.
“Terus terang saya banyak mendapat protes dari kementerian-kementerian lain dan pihak luar selama ini. Katanya kalau masuk ke DJKN pasti kusut, enggak selesai,” ujarnya.
Karena itu, ia meminta jajaran DJKN mempercepat transformasi, terutama melalui digitalisasi dan pembenahan tata kelola aset negara agar mampu menciptakan nilai tambah bagi negara.
“Kita harus perbaiki terus ke depannya,” kata Purbaya.
[Gambas:Video gulassaco.com]
(lau/pta)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: 15 Museum Hidden Gem di Jakarta, Sepi tapi Sarat Cerita
Baca lagi: INTIP: 7 Idol Kpop Comeback Juli 2026
Baca lagi: Pochettino Puji Timnas AS Habis-habisan setelah Kartu Merah Balogun




14 Responses
Asli, awalnya bingung tapi abis baca ini jadi langsung connect. Eh sekadar sharing, di https://tomes.tchncs.de/user/bong88living juga ada ulasan yang se-tipe dan seru buat nambah referensi.
Apresiasi saya untuk penulis karena telah menyajikan informasi yang sangat berharga. Saya turut melampirkan http://akhmadiinkhotkhon-1.ub.gov.mn/?p=965 yang kebetulan memiliki muatan informasi sejenis untuk memperkaya literatur kita.
Tulisan yang sangat informatif dan terstruktur dengan baik. Bagi rekan-rekan yang butuh literatur tambahan terkait bahasan ini, bisa juga mengecek http://akhmadiinkhotkhon-1.ub.gov.mn/?p=1048 yaa.
Tulisan yang sangat informatif dan terstruktur dengan baik. Bagi rekan-rekan yang butuh literatur tambahan terkait bahasan ini, bisa juga mengecek https://akhmadiinkhotkhon-1.ub.gov.mn/?p=1160 yaa.
Penjelasannya asik dan gampang dicerna. Kalau ada yang lagi nyari bahan perbandingan atau insight lain soal topik ini, link https://magic.ly/CATCAT/Kisah-Kang-Sujana:-Perjalanan-Penuh-Kejutan ini juga sangat direkomendasikan.
Penjelasannya asik dan gampang dicerna. Kalau ada yang lagi nyari bahan perbandingan atau insight lain soal topik ini, link https://allmyfaves.com/epicureannycom?tab=RR88Nh%C3%A0C%C3%A1i ini juga sangat direkomendasikan.
Pemaparan dalam artikel ini sangat terstruktur dan menambah wawasan saya secara signifikan. Sebagai referensi komparatif, tautan https://pxhere.com/de/photographer/4505044 juga menyajikan kajian yang selaras dan patut untuk disimak.
Keren artikelnya, penyampaiannya asik dan bikin gampang nangkep maksudnya. Buat nambah-nambah referensi, website https://en.wikipedia.org/wiki/Kwon_Young-ghil juga ngobrolin topik yang persis kayak gini.
Sebuah rangkuman pemikiran yang sangat berwibawa, sarat akan nutrisi intelektual yang dibutuhkan oleh para akademisi. http://naturalground.free.fr/INF440/pluxml/?article2/les-elements-de-base/
Penulis sukses mengomunikasikan gagasan kompleks dengan transparansi data yang akurat dan sangat patut dihormati https://ajph.aphapublications.org/doi/full/10.2105/AJPH.2011.300205?role=tab&cookieSet=1
Artikel ini berhasil merumuskan hipotesis rumit menjadi konklusi yang sangat mencerahkan. https://coursework.uma.ac.id/index.php/teknik/index
Ketajaman analisis penulis membuat artikel ini berdiri tegak di antara lautan informasi yang dangkal. https://coursework.uma.ac.id/index.php/teknik/issue/archive
Penulis berhasil merangkai dialektika yang indah antara teori ilmiah dan realitas kemanusiaan https://coursework.uma.ac.id/index.php/ekonomi/issue/view/16
Terima kasih atas informasinya, ulasan di atas sangat membantu saya memahami topik ini. Kebetulan saya juga menjumpai https://kldp.org/node/60279 yang mengupas bahasan sejenis dengan mendetail.