
Jakarta, gulassaco.com Indonesia
—
Presiden
Prabowo Subianto
menantang jajaran menterinya untuk mewujudkan target pembangunan pembangkit
listrik
tenaga surya (
PLTS
) berkapasitas 100 gigawatt dalam dua tahun.
Tantangan itu ditujukan kepada Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, hingga Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Perkasa Roeslani.
Di hadapan para menteri dan pejabat yang hadir, Prabowo langsung meminta komitmen mereka untuk mengejar target tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Kita akan bangun 100 gigawatt tenaga surya. Tahun ini PLN akan mulai dengan 17 gigawatt. 100 gigawatt dalam dua tahun. Bisa Pak Rosan? Bisa? Kok kurang keras, bisa? Bisa. Menteri Ekon, Menko (Airlangga) bisa? Bisa. Menteri ESDM (Bahlil) bisa? Saya enggak tanya Bahlil akan bisa enggak, bisa lah ya,” ujar Prabowo dalam peluncuran implementasi biodiesel B50 di Karawang, Jawa Barat, Kamis (9/7).
Prabowo mengatakan pembangunan PLTS menjadi bagian dari upaya pemerintah mempercepat transisi energi. Menurut dia, Indonesia juga mulai mendapat perhatian dunia karena dinilai berada di garis depan dalam upaya menurunkan emisi karbon.
“Hari ini sangat bersejarah. Kita dibicarakan di dunia,” katanya.
Ia mengatakan implementasi B50 diperkirakan mampu menekan emisi sekitar 44 juta ton karbon dioksida ekuivalen. Pemerintah juga menargetkan pembangunan PLTS berkapasitas 100 gigawatt sebagai langkah lanjutan untuk memperkuat transisi energi.
Prabowo mengakui target tersebut kemungkinan menuai keraguan dari berbagai pihak. Namun, pemerintah akan tetap berupaya merealisasikannya.
“Kita akan dikenyek. Kita akan dihujat. Pakar-pakar yang pinter-pinter itu akan bilang,
mana mungkin!
” katanya.
Di akhir pidatonya, Prabowo kembali berkelakar dengan membandingkan capaian Indonesia di sektor energi dengan ambisi tim nasional sepak bola menembus Piala Dunia.
“Yang masih kita sulit adalah masuk Piala Dunia. Nah, itu saya masih resah. Kita bisa (mencapai) B50 tapi tidak bisa masuk Piala Dunia. Saya masih tidak puas,” ujarnya.
[Gambas:Youtube]
(del/pta)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: Wamendikti Luruskan Isu 60 Ribu Calon Maba Tak Daftar Ulang Akibat UKT
Baca lagi: Rupiah Jebol Level Psikologis Rp18.100 Siang Ini
Baca lagi: Kejagung Buka Suara soal Penggeledahan Terkait Kasus Korupsi




6 Responses
Membaca artikel ini menjadi pengalaman yang menyenangkan. Setelah selesai, saya juga melanjutkan membaca beberapa referensi di https://fashionista.com/2014/02/new-york-fashion-week-live-streams.
Saya baru sadar ternyata topik ini cukup menarik jika dijelaskan dengan cara yang sederhana. Referensi lainnya bisa dilihat di [https://daringfireball.net/linked/2010/june](https://daringfireball.net/linked/2010/june).
Komparasi data yang dihadirkan di sini sangat seimbang, memberikan penilaian yang adil dan tidak memihak https://www.ivoox.com/revitalize-your-performance-with-tom-selleck-male-enhancement-audios-mp3_rf_108041765_1.html
Materi yang disampaikan sangat relevan dengan kebutuhan informasi saya saat ini. Selain artikel ini, saya juga menemukan rujukan pendukung di https://kldp.org/comment/351873 yang membahas isu terkait secara ekstensif.
Anda sukses mengupas tuntas sisi praktis dari sebuah teori konseptual yang selama ini hanya menjadi perbincangan hangat di menara gading akademik https://teknokrat.ac.id/category/ftik/
Setuju sama opini penulisnya, apalagi di bagian kesimpulan. Saya sempet baca referensi pendukungnya juga kemaren di https://kldp.org/comment/351845 nyambung banget.