
Jakarta, gulassaco.com Indonesia
—
Presiden RI
Prabowo Subianto
akan memimpin
panen raya
serentak di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (17/7).
Panen raya ini akan dilaksanakan di 43 titik se-Indonesia. Acara dipimpin Prabowo secara simbolik dari Malang.
“Bapak Presiden Prabowo akan memimpin panen raya serentak tebu, padi dan kedelai yang dilaksanakan di 43 titik di seluruh Indonesia,” ujar Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dalam keterangannya, Jumat (17/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kegiatan tersebut meliputi panen tebu yang didampingi TNI Angkatan Udara di delapan titik lokasi, panen padi oleh TNI Angkatan Darat di 31 titik lokasi, serta panen kedelai oleh TNI Angkatan Laut di empat lokasi.
Teddy menyebut kegiatan ini merupakan wujud sinergi sinergi TNI dalam mendukung percepatan terwujudnya swasembada pangan nasional.
Selain memimpin panen raya serentak, Prabowo juga akan meninjau sejumlah stan yang menampilkan program-program unggulan TNI serta berbagai inisiatif hilirisasi.
Ia mengatakan langkah itu guna mendukung peningkatan nilai tambah sektor pertanian dan industri nasional.
“Mulai dari peningkatan produksi, pendampingan kepada petani, hingga hilirisasi sehingga mampu memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menyebut kunjungan kerja ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk terus mendorong produktivitas pertanian, memperkuat hilirisasi, serta mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan.
Prabowo bersama rombongan terbatas lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1.
Turut mendampingi Prabowo dalam penerbangan menuju Provinsi Jawa Timur antara lain Mensesneg Prasetyo Hadi, Menlu Sugiono, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Nusron Wahid, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Terpisah, Mensesneg Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa tiga matra TNI terlibat dalam program ketahanan pangan nasional.
Ia menyebut TNI AD mendampingi budidaya padi dan jagung, TNI AL mengembangkan kedelai, sedangkan TNI AU berfokus pada tebu.
Pras juga melaporkan sepanjang Januari-Juni 2026, pendampingan TNI AD telah mencakup 6,26 juta hektare lahan padi dengan produksi sekitar 19,2 juta ton beras atau mendukung 55,24 persen target produksi beras nasional tahun 2026.
Lalu di sektor kedelai, TNI AL mendampingi lahan seluas 2.432 hektare dengan potensi produksi 3.676 ton.
“Sementara TNI AU mendampingi 236.048 hektare lahan tebu dengan potensi produksi 18,386 juta ton, setara sekitar 1,36 juta ton gula atau 45,05 persen target produksi gula nasional tahun 2026,” ucap Pras dalam keterangannya.
[Gambas:Video gulassaco.com]
(mnf/pta)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: Qatar Bantah Keras usai Disebut Setuju Bantu Israel Serang Iran
Baca lagi: Sejumlah SPBU Larang Motor Suzuki Thunder Isi BBM
Baca lagi: Pimpinan DPRD Jabar Tolak Wacana SPP SMA-SMK Negeri Diaktifkan Lagi




4 Responses
slot gacor 777 ini mantep banget cuma ada di genting138 buruan daftar slot777 terpercaya
Penjelasannya bikin melek banget, bahasanya juga santai. Buat yang mau deep dive soal ginian, coba buka https://kldp.org/comment/351729 di sana ulasannya lumayan ngebantu.
Tulisan yang sangat mencerahkan dan detail. Sebagai bahan perbandingan, saya juga nyimpen tautan https://get-natural-wellness-with-miracle-root.webflow.io/ yang pas buat dibaca.
Penjelasannya terstruktur rapi dan alur pembahasannya gampang banget dipahami buat orang awam. Mantap abis min! Bagi yang butuh referensi bacaan tambahan, silakan kunjungi https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320375528_htm