
Jakarta, gulassaco.com Indonesia
—
Presiden
Prabowo Subianto
menginstruksikan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman
Maruarar Sirait
(Ara) memprioritaskan pengadaan
perumahan
bagi hakim.
Ia menyampaikan itu dalam taklimatnya di Sidang Kabinet Paripurna, Istana Negara, Jakarta, Senin (20/7).
“Saya juga perintahkan menteri perumahan prioritaskan rumah-rumah untuk hakim, di seluruh Indonesia, hakim, panitera dan petugas mahkamah saya kira tidak sampai 9 ribu orang. Jadi bisa diprioritaskan perumahan untuk mereka,” ujar Prabowo.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Prabowo mengatakan ia bertekad terus memperbaiki taraf hidup hakim di Indonesia.
Prabowo menaruh perhatian penuh agar hakim di Indonesia bisa hidup layak, sehingga dapat menurunkan potensi menerima sogokan di pengadilan.
Ia juga mengaku mendapat laporan dari Ketua Mahkamah Agung Sunarto bahwa gaji Ketua MA Indonesia kini lebih besar dibanding Ketua MA Singapura.
Selain itu, ia menyebut pendapatan rata-rata hakim yang masih muda di Indonesia juga kini lebih besar ketimbang gaji hakim muda di Malaysia.
“Gaji rata-rata hakim Indonesia yang paling junior sudah di atas gaji rata-rata hakim junior Malaysia, lumayan juga itu, kita ingin hakim-hakim kita hidup baik,” ujarnya.
[Gambas:Video gulassaco.com]
(mnf/sfr)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: Anwar Ibrahim Tegaskan Malaysia Tidak Takut Israel
Baca lagi: CCTV Detik-detik Polisi Bersenjata Rampok Toko Emas di Aceh
Baca lagi: Riset: Paparan Sinar Matahari Tidak Jamin Kadar Vitamin D Tubuh Tinggi



2 Responses
Artikel yang sangat informatif dan membuka sudut pandang baru yang bermanfaat bagi pembaca. Sukses selalu! Untuk tambahan referensi bacaan yang relevan, silakan cek https://magic.ly/melmelku/Peran-Bank-Indonesia-dalam-Menjaga-Stabilitas
Artikelnya ngebantu banget nih buat nambah wawasan, bahasannya rapi dan gampang dimengerti. Buat pelengkap materi, coba deh intip bahasan menarik di https://www.kqed.org/news/10779460/iranian-american-entrepreneurs-want-you-to-taste-the-fruit-of-the-recent-nuclear-deal