
Jakarta, gulassaco.com Indonesia
—
Presiden
Prabowo Subianto
menyebut
Koperasi
Desa/Kelurahan (
KDMP
) Merah Putih berpotensi menggerakkan perekonomian rakyat hingga Rp223 triliun setiap tahun. Menurutnya, perputaran dana tersebut akan tetap berada di desa dan menjadi penggerak ekonomi masyarakat.
Hal itu disampaikan Prabowo saat memberikan pidato pada Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 di Jakarta, Minggu (12/7).
Prabowo mengatakan pemerintah memproyeksikan Kopdes Merah Putih mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa melalui berbagai layanan ekonomi yang terintegrasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Kita proyeksikan KDKMP bisa meningkatkan kesejahteraan rakyat. Sebesar Rp223 triliun tiap tahun akan beredar di desa-desa. Tidak keluar, akan beredar di desa-desa,” ujar Prabowo.
Selain itu, ia memperkirakan pendapatan petani, peternak, dan nelayan juga akan meningkat hingga Rp202 triliun setiap tahun melalui aktivitas koperasi tersebut.
“Nanti akan ada pendapatan produsen yang juga meningkat sebesar Rp202 triliun di petani, peternak, dan nelayan,” katanya.
[Gambas:Youtube]
Prabowo menjelaskan Kopdes Merah Putih dirancang menjadi pusat pelayanan ekonomi desa yang menyediakan berbagai layanan, mulai dari simpan pinjam, toko sembako, apotek desa, gudang logistik, hingga fasilitas penyimpanan dingin (
cold storage
).
Ia menegaskan keberadaan koperasi tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah membangun perekonomian dari tingkat desa hingga kabupaten agar manfaat pertumbuhan ekonomi dapat langsung dirasakan masyarakat.
“Ekonomi kita akan bangkit dari desa, kecamatan, kabupaten. Dan uangnya akan tinggal di desa, di kecamatan, di kabupaten. Kita akan balikan. Kalau selama ini kekayaan rakyat Indonesia disedot, kita kembalikan sekarang. Ekonomi akan turun ke rakyat,” pungkas Prabowo.
(lau/ins)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: Antiboncos, Ini 7 Tips Hemat dari Mantan Pramugari untuk Penumpang
Baca lagi: Harga Minyak Dunia Meledak 3 Persen Usai AS-Iran Kembali Saling Serang
Baca lagi: Balik Nama Kendaraan Tak Sepenuhnya Gratis, Apa yang Perlu Dibayar?



8 Responses
Anda sukses mengupas tuntas sisi praktis dari sebuah teori konseptual yang selama ini hanya menjadi perbincangan hangat di menara gading akademik https://teknokrat.ac.id/category/ftik/
Artikel yang sangat mendidik, berkarakter kuat, dan memberikan dampak perubahan yang nyata pada pola eksekusi pembacanya https://pro-players-cbd-gummies-tinnitus.webflow.io/
Menarik banget pembahasannya, sukses nambah wawasan saya hari ini. Tadi pas browsing saya juga dapet info komprehensif yang mirip-mirip di https://www.newswire.co.kr/newsRead.php?no=299854, lumayan buat pelengkap.
Setuju banget sama poin-poin di artikel ini, saya jadi makin ngerti sekarang. Oh iya, buat temen-temen yang butuh bacaan sejenis, https://www.newswire.co.kr/newsRead.php?no=296346 juga bahas hal yang sama lho.
Insightful banget bacanya pagi-pagi gini. Kalau ada yang penasaran sama studi kasus lainnya, coba deh intip https://kldp.org/comment/279594 di situ lengkap juga.
Mantul min artikelnya, ngebuka wawasan banget. Oiya, buat yang mau explore lebih jauh soal ini, coba meluncur ke https://kldp.org/comment/274653 deh, lengkap parah!
Terima kasih banyak penulis, artikelnya sangat menambah wawasan. Bagi teman-teman yang ingin eksplorasi lebih jauh, bisa kunjungi https://summercampmusicfestival2013.sched.com/event/Y2OHsR/jon-wayne-and-the-pain.
Penjelasan yang luar biasa detail dan mudah dipahami. Buat yang lagi cari tambahan wawasan, saya merekomendasikan untuk mampir juga ke https://www.siteprice.org/competitors/fretic.com.