
Jakarta, gulassaco.com Indonesia
—
Kementerian Keuangan (
Kemenkeu
) mengungkap belanja
Anggaran
Pendapatan dan Belanja Negara (
APBN
) untuk penanganan perubahan iklim rata-rata mencapai Rp73,5 triliun per tahun.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan Kemenkeu Herman Saherrudin mengatakan angka tersebut baru sekitar 3 persen dari total APBN.
“Saat ini, belanja terkait iklim mencapai sekitar 3 persen dari APBN dengan rata-rata pengeluaran tahunan lebih dari Rp70 triliun,” katanya dalam acara Maybank Indonesia Sustainable Forum 2026 di Jakarta Selatan, Selasa (30/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan paparan Herman, rata-rata belanja tersebut merupakan pengeluaran pemerintah untuk penanganan perubahan iklim sepanjang 2018-2024.
Namun, pembiayaan dari APBN itu masih jauh dari kebutuhan pendanaan iklim nasional yang tercantum dalam
Third Biennial Update Report.
Belanja pemerintah baru memenuhi sekitar 12,9 persen dari total kebutuhan.
Herman pun meminta agar sektor swasta dapat berkontribusi lebih besar lagi agar kebutuhan pendanaan iklim nasional bisa terpenuhi.
[Gambas:Youtube]
“Belanja publik tidak boleh dipandang sebagai solusi akhir, melainkan sebagai katalis yang mendorong partisipasi lebih besar dari sektor swasta,” ujar Herman.
Ia mengatakan Indonesia telah menerapkan
Climate Budget Tagging
(CBT) untuk mengidentifikasi, memantau, dan mengevaluasi belanja pemerintah yang berkaitan dengan mitigasi serta adaptasi perubahan iklim.
Melalui mekanisme tersebut, pertimbangan perubahan iklim diintegrasikan ke dalam proses penyusunan anggaran agar selaras dengan target iklim nasional.
“Saat ini, anggaran negara hanya berkontribusi pada sebagian kecil kebutuhan pembiayaan untuk mencapai komitmen iklim kita. Hal ini dengan jelas menunjukkan bahwa aksi iklim tidak dapat diwujudkan hanya melalui pembiayaan publik. Diperlukan partisipasi sektor swasta yang jauh lebih kuat,” ujar Herman.
Herman menegaskan pemerintah memosisikan APBN bukan sebagai sumber utama pembiayaan, melainkan sebagai katalis yang mengurangi risiko investasi, memperkuat kepercayaan investor, dan mendorong partisipasi yang jauh lebih besar dari sektor swasta ke sektor iklim.
Menurut dia, Indonesia juga telah membangun berbagai instrumen pembiayaan iklim, mulai dari APBN, anggaran pemerintah daerah, insentif fiskal, Green Sukuk,
SDG Bonds
, hingga
Blue Bonds
.
Di luar APBN, pemerintah juga terus mendorong pembiayaan melalui perbankan berkelanjutan, pasar modal, pasar karbon, filantropi, investasi korporasi,
blended finance,
serta dukungan dari lembaga keuangan internasional dan bank pembangunan multilateral.
“Tujuan kami sangat jelas. Setiap sumber pembiayaan harus saling melengkapi agar aksi iklim dapat dilaksanakan pada skala dan kecepatan yang dibutuhkan,” ujar Herman.
“Perubahan iklim terlalu kompleks untuk ditangani oleh satu institusi saja. Keberhasilan bergantung pada kolaborasi antara pemerintah, mitra pembangunan, lembaga keuangan, organisasi filantropi, dan sektor swasta,” pungkasnya.
(dhz/ins)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: Jakarta X Beauty 2026 pada 2-5 Juli, Bangga Terhadap Brand Lokal
Baca lagi: Vietnam Janjikan Bonus Duit Buat Bayi Kedua & 7 Bulan Cuti Melahirkan
Baca lagi: Gerindra soal Blusukan Jokowi: Pemilu Masih Lama, Kita Fokus Kerja




14 Responses
Artikel yang sangat informatif dan disusun dengan rapi. Sebagai tambahan wawasan, teman-teman juga bisa mengecek situs https://www.seebug.org/vuldb/ssvid-4584 karena materi di sana cukup relevan.
Asli, awalnya bingung tapi abis baca ini jadi langsung connect. Eh sekadar sharing, di https://tomes.tchncs.de/user/bong88living juga ada ulasan yang se-tipe dan seru buat nambah referensi.
Artikel ini sangat cocok dijadikan bacaan ringan yang tetap menambah wawasan. Ada juga informasi di https://bom.so/fhtuWc.
Apresiasi saya untuk penulis karena telah menyajikan informasi yang sangat berharga. Saya turut melampirkan https://tagderarbeitslosen.mur.at/blobben-heerderarbeitslosen-infostand yang kebetulan memiliki muatan informasi sejenis untuk memperkaya literatur kita.
Materi yang disampaikan sangat relevan dengan kebutuhan informasi saya saat ini. Selain artikel ini, saya juga menemukan rujukan pendukung di https://www.sitelike.org/similar/naijahall.com.ng/ yang membahas isu terkait secara ekstensif.
main game online di genting138 tempat slot depo 5k terbaik dan salah satu situs slot gacor terpercaya
Penjelasan di sini gampang banget dicerna dan to the point. Kalau ada yang mau cari sudut pandang tambahan seputar tema ini, coba deh mampir ke https://magic.ly/ammey/oT-Payment-Ecosystem juga.
Setuju sama opini penulisnya, apalagi di bagian kesimpulan. Saya sempet baca referensi pendukungnya juga kemaren di https://www.sitelike.org/similar/mayortunes.com/ nyambung banget.
Pembahasannya jelas dan tidak bertele-tele sehingga nyaman dibaca sampai selesai. Saya juga membandingkannya dengan https://magic.ly/mpikyys/Seni-Menikmati-Hidup:-Menjelajahi-Pengalaman-Kuliner-yang-Tak-Terlupakan dan keduanya sama-sama bermanfaat.
Tulisan yang sangat informatif dan terstruktur dengan baik. Bagi rekan-rekan yang butuh literatur tambahan terkait bahasan ini, bisa juga mengecek https://castles.xsrv.jp/2016/04/11/%E5%9F%8E%E3%81%AE%E5%86%8D%E7%99%BA%E8%A6%8B%EF%BC%81%E4%BF%A1%E9%95%B7%E3%81%AE%E3%80%8C%E5%A4%A9%E4%B8%8B%E3%80%8D%E3%81%A8%E3%81%AF%E2%80%95%E2%80%95%E3%81%84%E3%81%A4%E3%81%94%E3%82%8D%E3%81%BEe/ yaa.
Bener-bener membuka wawasan baru nih. Makasih sharing-nya! Kebetulan saya juga nemu bahan bacaan yang relate banget di https://www.evilmadscientist.com/forums/users/sbourgx/ cekidot aja guys.
Saya baru sadar ternyata topik ini cukup menarik jika dijelaskan dengan cara yang sederhana. Referensi lainnya bisa dilihat di [https://daringfireball.net/linked/2010/june](https://daringfireball.net/linked/2010/june).
Saya baru menemukan blog ini dan ternyata kualitas artikelnya sangat baik. Setelah membaca ini, saya juga menjelajahi [http://ftp.ntua.gr/mirror/linux-docs/LDP/linuxfocus/Nederlands/July2002/article245.meta.shtml](http://ftp.ntua.gr/mirror/linux-docs/LDP/linuxfocus/Nederlands/July2002/article245.meta.shtml).
Ngebantu banget penjelasannya, mantap! Sekalian share aja, buat kalian yang butuh materi serupa bisa cek http://geocities.ws/CapitolHill/6446/ppoliticos.html saya dapet banyak info juga dari sana.